Save Palestine!

Januari 8, 2009

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT, dengan ini kami ingin mengajak
Bapak & Ibu untuk berbagi cinta dengan saudara-saudara kita di
Palestine sana. Bagi yang ingin menginfaqkan sebagian hartanya untuk
Palestine, bisa transfer dana ke rekening sebagai berikut :

KOMITE INDONESIA UNTUK SOLIDARITAS PALESTINA (KODE LEMBAGA: KISPA)

* Bank Muammalat Indonesia (BMI) no rek 311.01856.22 an Nurdin QQ
KISPA (REKOMENDASI)

KOMITE NASIONAL UNTUK RAKYAT PALESTINA (KODE LEMBAGA: KNRP)

* BCA No. 760-032-5099 an Komite Nasional untuk Rakyat Palestina

YAYASAN PORTALINFAQ (KODE LEMBAGA: PORTAL)

* Bank Syariah Mandiri (BSM) Cab. Warung Buncit No.Rek.0030035790
an Yayasan Portalinfaq
* Bank Central Asia (BCA) Cab. Arteri Pondok Indah
No.Rek.291-300-5244 an Yayasan Portalinfaq

AKSI CEPAT TANGGAP (KODE LEMBAGA: ACT)

* Bank Syariah Mandiri (BSM) No. Rek. 101 000 5557 an Aksi Cepat
Tanggap
* Bank Muamalat Indonesia (BMI) No. Rek. 304 0023 015 an Aksi
Cepat Tanggap
* BCA No. 676.030.0860 an Aksi Cepat Tanggap
* Permata Syariah No 0971 001224 an Aksi Cepat Tanggap

DOMPET DHUAFA REPUBLIKA (KODE LEMBAGA: DDR)

* BCA No. Rek. 237.300.6343 an Yayasan Dompet Dhuafa Republika

LEMBAGA KEMANUSIAAN NASIONAL PKPU (KODE LEMBAGA: PKPU)

* Bank Negara Indonesia (BNI) Tebet No. Rek. 117.85.951 (Rekening
Dollar – SWIFT CODE = BNI NI DJA TEB) an Yayasan PKPU
* Bank Central Asia (BCA) Soepomo No. Rek. 600.034.7777 an Yayasan
PKPU
* Bank Negara Indonesia (BNI) Tebet No. Rek. 117.85.917 an Yayasan
PKPU

Dukung misi Kemanusian MER-C ke Palestina, Ketik : MERC PEDULI kirim
ke 7505 untuk memberikan donasi Untuk Telkomsel, Indosat, Flexi, Esia,
tarif SMS Rp 6.600 sudah termasuk donasi Rp 5.000 ditambah biaya
operator dan PPn. Sementara untuk pengguna XL dan mobile-8 tarif SMS
adalah Rp 5.000 sudah termasuk donasi Rp 3.750 ditambah biaya operator
dan PPn.

Bagi yang sudah transfer, mohon dengan sangat untuk mengirimkan
konfirmasi via sms ke Kosi di 08128510372, dengan mengetik :
“PALESTINE, Kode Lembaga, Nama Bank, Jumlah Bantuan”. Bisa juga
melalui YM : anak_ngw dan email ukhti.kosi[at]gmail.com

Selagi masih diberi kesempatan, marilah kita senantiasa berlomba-lomba
dalam amal kebaikan. Saudara kita di Palestine, sangat membutuhkan
dukungan dari kita semua…!!!

Info Center
Eko Adi Prasetyo
EMAIL: ekoadip[at]yahoo.com
YM : eko_adi_prasetyo

sumber : http://save-palestine.blogspot.com/

Iklan

Happy New Year 2009!

Januari 1, 2009

Tahun sudah berganti.. Dari 2008 menjadi 2009..

Semoga keberuntungan masih dan semakin menaungi di perjalanan tahun mendatang..

Dan, keberuntungan tidak akan mengunjungi orang-orang yang malas..

So, work hard and always do the best..! ^_^

*Merayakan pergantian tahun di depan laptop, sambil mendengar meriahnya teriakan kembang api yang bersahutan di luar sana.. 🙂

Dear pembaca yang budiman, rupanya tulisan saya yang satu ini merupakan top post di blog ini. Bahkan, sampai saat ini (Mei 2011) masih banyak yang mengaksesnya dan banyak pula yang meninggalkan komentarnya. Mohon dicatat bahwa tulisan ini dibuat pada November 2008. Oleh karena itu, boleh jadi informasinya tidak lagi valid. Terima kasih.

Sejak tahun 2004 yang lalu, Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Provinsi Jawa Tengah memberikan layanan informasi pajak kendaraan bermotor via SMS. Untuk menggunakannya, cukup ketik “JATENG <spasi> <nomor polisi kendaraan>”, misalnya “JATENG AD5918EA” atau “jateng ad5918ea” (case-insensitive), dan kirim ke nomor 7070. Setelah itu, tunggu beberapa saat dan Anda akan mendapatkan SMS seperti berikut. (Saya tata sedikit agar mudah dibaca.)

SURAKARTA;
AD5918EA;
SPM/SEPEDA MOTOR;
HONDA/ND125;
2004;
HITAM;
MASA PAJAK:17-04-2009;
PKB: Rp 130.500;
BBN2: Rp 87.000;
JR: Rp 35.000;
(LUNAS);
SKA

Dalam SMS tersebut kita mendapatkan informasi singkat mengenai kendaraan dan hal-hal yang berkaitan dengan pajaknya. Untuk diketahui, PKB adalah Pajak Kendaraan Bermotor, BBN2 adalah Bea Balik Nama, dan JR adalah Jasa Raharja. Layanan ini berguna bagi Anda saat Anda ingin membeli kendaraan bermotor karena sejauh yang saya tahu, pajak kendaraan bermotor merupakan satu hal penting dalam penentuan keputusan transaksi Anda. ^_^

Dalam berita yang dirilis Suara Merdeka pada tanggal 16 Oktober 2004, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Provinsi Jawa Tengah Drs Kusdijanto BW MM mengutarakan bahwa:

”Memang, kami merahasiakan nama pemilik mobil/sepeda motor. Sebab, kami khawatir informasi pemilik mobil itu bisa dimanfaatkan orang-orang yang punya niatan tidak baik. Sungguhpun informasinya hanya singkat, namun bisa memberi gambaran berapa yang harus dibayar wajib pajak atas mobil atau sepeda motor bekas yang akan dibeli, termasuk memastikan bahwa kendaraan bermotor itu bukan barang curian.”

Sebab, jika mobil bekas itu barang curian, maka jawaban yang akan diterima di ponsel itu, misalnya : H338RS, diblokir. Dilaporkan hilang dicuri dst, dst.

Sayangnya, setelah 4 tahun layanan ini berjalan, informasi mengenai kendaraan bermotor yang dicuri belum juga berjalan dengan baik. Buktinya adalah SMS yang saya cantumkan di atas. Data tersebut merupakan data kendaraan bermotor yang telah “dipinjam” orang sejak Juli 2008 yang lalu. (Baca kisah tersebut di sini.) Padahal, hilangnya kendaraan ini telah dilaporkan ke pihak Kepolisian pada hari itu juga. Kalau sampai detik ini data pajak kendaraan masih ditampilkan dengan normal, tampaknya koordinasi Polri dengan Dispenda tidak berjalan dengan baik.

Di kemudian hari, saya harap koordinasi Polri dengan Dispenda dapat berjalan dengan baik. Dengan demikian, setiap pencurian kendaraan bermotor yang dilaporkan ke Kepolisian dapat langsung diketahui oleh Dispenda, sehingga Dispenda dapat segera meng-update informasi kendaraan terkait dalam sistemnya dan memberikan informasi yang benar kepada orang yang membutuhkan.

Untuk wilayah DKI Jakarta, format SMS-nya adalah “METRO <spasi> <nomor polisi kendaraan>”, misalnya “METRO B1234XYZ” atau “metro b1234xyz”, dan dikirim ke nomor 1717.

Alhamdulillah..

Per 1 Desember 2008, Premium bakal turun Rp 500,00 menjadi Rp 5.500,00..

Lumayan,, sekali ngisi motor bisa hemat Rp 1.000,00 sampe Rp 1.500,00..

Kalo sebulan (asumsi tiap 5 hari isi bensin) berarti bisa ngirit Rp 6.000,00 sampe Rp 9.000,00..

Nggak signifikan sih, tapi tetep aja bisa lebih ngirit..

Moga-moga bulan depannya jadi Rp 5.000,00..

:mrgreen:

Sejak beberapa hari yang lalu punya rencana nonton UGM-Mandiri Jazz 2008 besok Sabtu, 18 Oktober 2008..
Tapi, kemaren dapet kabar dari temen kalo tiketnya udah ludes..
Yah, batal nonton deh..

*Kirain bakal bisa beli tiket di venue-nya langsung..

Tingginya pembajakan album-album rekaman musik dan peredarannya di internet ternyata tidak mematikan industri permusikan itu sendiri. Sebaliknya, peredaran ‘barang-barang bajakan’ tersebut di internet seharusnya malah bisa dimanfaatkan sebagai media promosi gratis. Coba baca artikel yang dilansir blabbermouth.net berikut.

AC/DC ‘Black Ice’ Downloads Hit 400,000 Prior To Physical-Only Release – Oct. 13, 2008

Duncan Riley of The Inquisitr reports that according to TorrentFreak, a leak of the forthcoming AC/DC album “Black Ice”, due to be released October 20 in physical form only and with no digital sales, has been downloaded 400,000 times from BitTorrent alone.

The downloads from BitTorrent may lead to increased sales of the new album; studies have previously found that downloaders are more likely to buy the official release having sampled an illegal copy than those who have never heard the music previously.

Read the entire report from The Inquisitr.

Coba baca juga cuplikan artikel aslinya yang dilansir The Inquisitr.

The downloads from BitTorrent may lead to increased sales of the new album; studies have previously found that downloaders are more likely to buy the official release having sampled an illegal copy, than those who have never heard the music previously. And yet, the correlation between downloads and physical copies of music is hit and miss: a Canadian study found increased CD sales, another reported by the BBC found the increase went to purchasing digital copies. AC/DC is limiting those buying outcomes by offering a physical copy only, and the downloads actually do demonstrate one thing clearly: listeners want access to AC/DC music digitally.

Hoho.. Ternyata beredarnya bajakan tidak sepenuhnya merugikan sang artis. Seperti yang saya katakan sebelumnya, peredaran barang bajakan ini malah bisa dianggap sebagai media promosi gratis. Saya sendiri seringkali ingin mendengarkan dulu seperti apa isi keseluruhan suatu album. Saya biasanya kemudian mencarinya dulu di internet dan seringkali saya bisa menemukan file-file audio yang bisa saya download. Kalau mantap, saya beli juga album originalnya, kaya’ waktu beli Death Magnetic-nya Metallica kemaren (prog-met abis..!). Tapi kalau biasa aja, ya sayang ma duitnya.. :p

Memanfaatkan kegemaran orang akan barang gratis ini, beberapa artis terkadang malah mendistribusikan karyanya melalui internet melalui apa yang disebut netlabel, seperti Yes No Wave Music yang melansir album The Upstairs (baru naik daun tuh sekarang). Berikut introduction dari netlabel tersebut di webnya.

Yes No Wave Music adalah sebuah netlabel berbasis di Yogyakarta yang dikelola oleh Wok The Rock dan Bagus Jalang. Online label ini memungkinkan band/musisi untuk menampilkan karya mereka ke publik yang labih luas. Ini adalah aksi ‘gift economy’, sebuah eksperimentasi dalam menerapkan model musik gratis kepada pecinta musik di dunia yang kapitalistik ini. Aksi ini bukanlah gagasan menghancurkan industri musik yang sudah mapan ratusan tahun, tetapi lebih pada tawaran alternatif dalam mendistribusikan karya musik secara gratis.

Misi kami adalah mempromosikan hasil karya talenta-talenta muda yang tidak punya banyak kesempatan, mengalami hambatan finansial untuk memproduksi dan mendisitribusikan karya mereka dalam format vinil, CD atau kaset. Tentunya, baik kami juga band/musisi sepakat untuk memproduksi sebuah karya yang didistribusikan secara gratis dalam format MP3 melalui jaringan internet.
Yes No Wave Music tidak membatasi jenis musik apapun.

Yes No Wave Music juga memproduksi merchandise yang hasil penjualannya dialokasikan untuk membiayai kontrak hosting, domain dan update website ini.

So, banyak cara untuk bertahan dari gempuran produk-produk bajakan, apalagi sekarang baru ngetren RBT (ring back tone). Bisa jadi lahan meraup keuntungan tuh.

(5:24:16 PM) Bagus Wibowo: tenang, bajakan juga bikin pamor naik
(5:24:34 PM) Bagus Wibowo: tetep aja sih, seniman seperti penyanyi dkk bisa survive walaupun dibajak
(5:24:51 PM) Bagus Wibowo: cuma, keuntungannya yang berkurang
(5:24:51 PM) Bagus Wibowo: :p
(5:24:51 PM) Bagus Wibowo: wekekekeke
(5:24:55 PM) noegroz1987: :))
(5:25:26 PM) noegroz1987: kan pinter2nya kita menyiasati aj..
(5:25:58 PM) noegroz1987: meski album banyak dibajak, artis musik sekarang kan bisa dapet uang dari RBT..
(5:26:04 PM) noegroz1987: 🙂
(5:27:39 PM) Bagus Wibowo: RBT? apa itu?
(5:27:58 PM) noegroz1987: Ring Back Tone
(5:28:07 PM) noegroz1987: nada sambung
(5:36:41 PM) Bagus Wibowo: owww
(5:36:41 PM) Bagus Wibowo: kayak si didit ya?
(5:36:42 PM) Bagus Wibowo: 😀
(5:36:42 PM) Bagus Wibowo: hwehehehe
(5:37:07 PM) noegroz1987: yup

Catatan, Didit yang dimaksud di sini tu Adityo Pratomo, seorang teman yang berprofesi sebagai musisi. Dapet duit dari RBT dia.. Ya tho, Dit? :mrgreen:

Laskar Pelangi The Movie

Oktober 10, 2008

Hebat.. Applause buat film Laskar Pelangi.. Sudah lewat 15 hari sejak pemutaran perdananya, sampai hari ini animo masyarakat untuk menonton film adaptasi tetralogi novel Laskar Pelangi ini masih sangat tinggi.. Setiap hari bioskop penuh penonton Laskar Pelangi The Movie.. Setiap hari antrian tiket nonton sangat panjang.. Bahkan ada yang ‘rela’ ngantri 1 jam sebelum loket karcis buka.. (Apa karena salah informasi jam buka loket ya? :p) Sebegitu tingginya animo masyarakat sampai-sampai, sampai hari ini, sampai detik ini, saya belum sempat nonton film ini.. :mrgreen:

Sudah 2 kali saya menyambangi bioskop di Solo Grand Mall.. Sudah 2 kali pula saya gagal nonton.. Yang pertama, sebelum lebaran, saya pulang dengan kecewa karena kehabisan tiket pemutaran di hari itu. Sayangnya, saya juga tidak dapat memesan tiket untuk pemutaran esok hari.. Yang kedua, baru kemarin, saya sampai di bioskop jam 11 siang, maunya sih nonton yang jam 11.45.. Tapi, sayang sekali, antrian sudah begitu panjangnya, sampai-sampai saya jadi malas.. Ya udah, akhirnya saya malah jajan es teler.. (Halah,, gak nyambung.. :p)

Sedangkan siang ini tadi, saya dapat informasi dari temen saya bahwa tiket untuk pemutaran hari ini juga sudah habis.. Mantap bener..!

Kalo gak sempat nonton di bioskop, nunggu DVDnya keluar aja deh.. 🙂