Kamis, 9 Oktober 2008. Stadion Jatidiri, Semarang. PSIS vs PSMS. Babak pertama usai. Yoyok Sukawi, Manajer PSIS, melayangkan tinju ke arah Sunarjo Joko, sang wasit pertandingan. Untungnya, hook Yoyok tidak tepat sasaran karena Sumardjoko berhasil menghindar dengan sempurna.

Minggu, 12 Oktober 2008. Stadion Jatidiri, Semarang. PSIS vs PSM. Babak kedua usai. Faizal Maming, Asisten Manajer PSM, melayangkan tinju ke arah Yandri, sang wasit pertandingan. Merasa dalam posisi backed into a corner, Yandri melakukan counter ke arah wajah sang lawan. He was rocked by that one, and he’s down for the count.

Ki bal-balan apa tinju tha..?

Baca:

PSIS vs PSMS Ricuh, Wasit Diganti

Dikalahkan PSIS, PSM Serang Wasit di Semarang

Tindakan Yandri Sudah Benar

Ngambil dari detiksport hari ini..

Lativi Siaran Langsung Liga Inggris

Jakarta – Setelah menjadi kontroversi, siaran langsung Liga Inggris di Indonesia akhirnya tidak jadi dikuasai Astro. Stasiun televisi swasta nasional Lativi pun memperoleh hak siar tersebut.Berdasarkan kontrak yang berhasil dijalin dengan pihak ESPN dan Star Sports, Lativi kebagian “jatah” menayangkan secara langsung sebanyak 26 pertandingan, yang masing-masing diudarakan setiap hari Sabtu pukul 21.00 WIB.

Selain itu Lativi juga akan menyiarkan satu pertandingan tunda setelah partai live selesai, atau setiap jam 11 malam. Juga adakan ada program preview dan highlight Liga Inggris.

Siaran langsung pertama tersebut dijadwalkan hari Sabtu (29/9/2007) ini, antara Chelsea versus Fulham.

“Kami menyadari kegelisahan masyarakat Indonesia akan siaran Liga Inggris. Untuk itu kami berusaha memenuhi kerinduan itu dengan ikut menyiarkan langsung pertandingan tersebut,” demikian manajer Humas Lativi Raldy Doy kepada detiksport, Kamis (27/9).

Selain program baru berupa siaran langsung Liga Inggris tersebut, Lativi tetap melanjutkan beberapa program siaran sepakbola lain. Setiap Senin sampai Kamis malam tetap ditayangkan siaran tunda pertandingan empat klub Inggris (Arsenal, Tottenham Hotspur, Newcastle United, dan Manchester City), juga Liga Belanda, dan Major League Soccer (MLS).

(a2s/key)

Alhamdulillah… ^_^

Pertanyaan berikutnya adalah sekarang apa nilai tambah dari Astro yang dipasang di ARC? Toh sampai saat ini cuma dipake nonton Liga Inggris.. Kalo sekarang udah ada Lativi, atau mungkin nantinya juga Trans7, yang nyiarin, buat apa ada Astro? Dengan kualitas yang sama, kalo ada yang gratis kenapa harus bayar? ^_^

Harapan agar Indonesia mampu mencatat sejarah masuk ke 8 besar Piala Asia pupus sudah.. Kekalahan 0-1 terhadap tim Korsel telah membuat jutaan rakyat Indonesia kecewa.. Apapun kondisinya, kalah memang menyakitkan.. Apalagi, selama jalannya pertandingan Indonesia mampu mengimbangi permainan pemain-pemain Korsel.. Lihat saja statistik ball possession usai babak pertama, 50-50, sangat berimbang.. Sayangnya, mental pemain memang tidak sekuat yang diharapkan.. Setelah kebobolan 1 gol, semangat mengendur.. Tidak tampak lagi kegigihan yang ditunjukkan saat bertanding melawan tim Arab Saudi..
Tapi, nasi sudah jadi bubur.. Peluit panjang sudah ditiup dan tak akan ada yang bisa mengubah skor 0-1 tersebut.. Yang bisa dilakukan hanya memakan bubur itu untuk energi di masa mendatang.. Piala Dunia.. Mungkinkah?

Meskipun demikian, saya tetap bangga.. Timnas telah menunjukkan mereka mampu.. Bagaimana tidak, menang 2-1 melawan Bahrain, kalah 1-2 melawan Arab Saudi, dan kalah 0-1 melawan Korsel.. Meskipun kekalahan masih dominan, kekalahan dengan skor tipis dari negara-negara peserta Piala Dunia membuktikan bahwa Indonesia bisa bersaing dengan mereka.. Sekali lagi, Indonesia ke Piala Dunia.. Mungkinkah?

Mungkin.. ^_^

VO2Max

Juli 18, 2007

Mengesampingkan berbagai teori konspirasi yang berkembang, kekalahan menyakitkan timnas Indonesia dari Arab Saudi pada pertandingan tanggal 14 Juli lalu disebabkan oleh kelelahan yang mendera sejumlah pemain. Dapat kita lihat sendiri, pemain sekelas Elie Aiboy pun harus digantikan karena kelelahan. Kelelahan yang bahkan mendera pemain-pemain kunci ini menyebabkan turunnya konsentrasi pemain. Dan tanpa konsentrasi yang prima terhadap permainan, sudah hampir dipastikan kekalahanlah yang akan diderita.

Cepat atau lambatnya kelelahan didera oleh seorang pemain dapat diperkirakan dari kapasitas aerobik pemain yang bersangkutan. Kapasitas aerobik menunjukkan kapasitas maksimal oksigen yang dipergunakan oleh tubuh (VO2Max). Dan seperti kita tahu, oksigen merupakan bahan bakar tubuh kita. Oksigen dibutuhkan otot dalam melakukan setiap aksinya. Dan semakin banyak oksigen yang diasup oleh tubuh menunjukkan semakin baik otot bekerja sehingga zat sisa yang menyebabkan kelelahan jumlahnya minim. VO2Max diukur dalam banyaknya oksigen dalam liter per menit (l/min) atau banyaknya oksigen dalam mililiter per berat badan dalam kilogram per menit (ml/kg/min).

Seorang atlit kelas dunia biasanya mencapai 80 ml/kg/min (sumber: Wikipedia). Bagaimana dengan pemain-pemain timnas kita? Ivan Kolev menuturkan bahwa VO2Max rata-rata pemain timnas berada pada kisaran 60 ml/kg/min. Sangat kontras dengan pemain-pemain sepakbola profesional lain yang dapat mencapai angka 70 ml/kg/min (sumber: Kompas).

Korsel, lawan yang akan dihadapi timnas Indonesia sore nanti, dapat dipastikan memiliki rata-rata nilai VO2Max di atas Indonesia. Sejumlah pemain Korsel tercatat berlaga di liga-liga besar Eropa. Pola latihan yang diberikan pada tim-tim liga Eropa jelas sangat berbeda dengan tim-tim Liga Indonesia, dimana banyak pemain timnas berlaga. Dapat dipastikan pula secara kualitas, program latihan tim-tim lokal Indonesia jauh di bawah. Dari situ, dapat diprediksi pemain-pemain kita akan lebih cepat didera kelelahan daripada pemain-pemain lawan. Sekarang, tinggal bagaimana Ivan Kolev mengatur strategi agar kelelahan pemain tidak menjadi sebuah lubang yang dapat dimanfaatkan lawan. Dengan kegigihan pemain seperti yang ditunjukkan pada pertandingan melawan Arab Saudi plus strategi yang jitu, Indonesia sangat mungkin mengimbangi permainan Korsel. Bahkan dengan dukungan puluhan ribu yang akan memadati Senayan, tidak mustahil Indonesia dapat memenangi laga, mencetak sejarah masuk ke 8 besar, dan mematahkan semua hitungan di atas kertas, termasuk angka VO2Max.

Dan, ingat.. INI KANDANG KITA !! ^_^